Kenali Gejala dan 5 Langkah Pencegahan Virus Ransomware WannaCry

  • Whatsapp
Kenali Gejala dan 5 Langkah Pencegahan Virus Ransomware WannaCry
Kenali Gejala dan 5 Langkah Pencegahan Virus Ransomware WannaCry
Iklan - Banner Before Content
Zonacerdas.net – Virus Ransomware WannaCry menjadi pembicaraan paling banyak dalam minggu ini, baik itu di website maupun di media sosial. Sebuah Malware yang mengjangkit komputer melalui jaringan ini telah banyak memakan korban diberbagai negara dan tidak luput di negara Indonesia. Sebagai pengguna komputer serta internet, tentunya harus waspada terhadap virus ini karena bisa membahayakan data-data/file-file yang ada didalam komputer. Pihak pelaku meminta tembusan 300 dolar amerika kepada korban untuk menyembalikan data/file yang telah di rusak/dikunci oleh virus Ransomeware WannaCry. Oleh karena itu, sebaiknya harus mengenal bagaimana gejala dari virus ini serta pencegahan yang bisa dilakukan.

Kenali Gejala dan 5 Langkah Pencegahan Virus Ransomware WannaCry
Gambar 1. Contoh komputer yang terkena virus Ransomware WannaCry (Sumber: KOMINFO)
Kenali Gejala dari Virus Ransomware WannaCry
Penyebaran virus Ransomware WannaCry paling banyak terjadi melalui media jaringan internet seperti email, media sosial dan website. Umumnya, penyebaran virus ini dimulai ketika pengguna dikirimi email yang mengertakan link atau lampiran dokumen. Selanjutnya pengguna mengklik link/url/hyperlik/weblink sembarangan atau tidak diketahui keamanan link tersebut. Ada juga yang menyebutkan bahwa virus ini juga bisa menyebar melalui aplikasi/software. Ketika pengguna menginstall suatu aplikasi dan ternyata aplikasi tersebut merupakan media untuk virus masuk.
Ada beberapa gejala dari virus Ransomware WannaCry yaitu:
  1. Rusaknya beberapa program aplikasi yang ada dikomputer.
  2. Rusaknya registry.
  3. Fungsi tombol Keyboard mati kecuali tombol angka.
  4. Terkuncinya file-file yang ada.
  5. Munculnya pesan dari virus Ransomware WannaCry.
5 Pencegahan Virus Ransomware WannaCry
Sebelum komputer terkena virus, maka sebaiknnya melakukan pencegahan agar komputer tidak diinjeksi virus berbahaya ini. Beberapa pencegahan dapat dilakukan secara mudah dan berikut ini 5 langkah pencegahannya:
#Langkah 1
Lakukan pencadangan data-data penting (backup file) yang ada didalam komputer. Hal ini bisa dilakukan terus-menerus atau menggunakan jangka waktu tertentu. Selanjutnya, mematikan koneksi komputer ke jaringan yang ada (lakukan hal ini pertama kali sebelum melakukan pencegahan lainnya). Bagi pengguna yang didalam area jaringannya pernah ada korban dari virus ini maka sebaiknya jangan bergabung atau terkoneksi dengan jaringan itu, karena virus ini bisa menular kekomputer yang terhubung dengan jaringan tersebut. 
#Langkah 2
Langkah pencegahan selanjutnya dari segi celah masuknya virus ini, yaitu dengan cara:
  • Mematikan fungsi SMB dan Macros Windows
    Anda dapat mematikan fungsi SMB dengan cara cari “Windows features”, selanjutnya hilangkan centang pada “SMB 1.0/CIFS File Sharing Support”. Klik tombol “Ok” dan lakukan restart komputer. Cara lain untuk mematikan fungsi SMB yaitu dengan cara cari “Power-Shell command”, selanjutnya ketika perintah “Disable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName smb1protocol” dan tekan “enter”.
    Sedangkan cara untuk menonaktifkan Macros Windows, dapat dilakukan melalui aplikasi office yaitu dengan cara klik “File” – klik Opsi – klik Pusat Kepercayaan – lalu klik Pengaturan Pusat Kepercayaan – Dalam Pusat Kepercayaan, klik Pengaturan Makro – pilih “non aktifkan semua ….” -Klik OK.
  • Memblokir port 139/445 & 3389
    Silahkan ikut langkah-langkah berikut ini:

    1. Jalankan Control Panel
    2. Klik “System and Security”
    3. Klik “Windows Firewall”
    4. Klik “Advanced Settings” pd menu bagian kiri
    5. Klik “Inbound Rules”
    6.  Lihat pada menu bagian kanan Klik “New Rules”
    7. Pilih/Klik “Port” dan klik “Next”
    8. Pilih/Klik “TCP”
    9. Pilih/Klik “Specific local ports:” isikan/ketik: 139, 445, 3389
    10. Klik “Next”
    11. Pilih/Klik “Block the connection” dan klik “Next”
    12. Pastikan Pilihan “Domain”, “Private” dan “Public” terpilih (checked)
    13. Klik “Next”
    14. Isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
    15. Klik “Finish”.
Gambar 2. Cara Blokir SMB (Sumber: Rahard)
#Langlah 3

Selanjutnya dapat dilakukan pencegahan melalaui sistem operasi yang digunakan. Untuk sitem operasi Windows dapat melakukan update security dengan cara menginstal patch MS17-010 yang sudah dirilis oleh Microsoft Windows. Bagi yang menggunakan Windows asli, dapat Patch MS17-010 bisa didownload melalui situs resminya disini.
#Langkah 4
Setelah pencegahan melalui sistem operasi, maka pencegahan selanjutnya yaitu update database antivirus untuk mencegah virus Ransomware WannCry masuk kedalam komputer atau menggunakan tool dari masing-masing antivirus untuk pencegahan malware dari website. Beberapa diskusi grup menyebutkan bahwa beberapa antivirus bisa melakukan pencegahan seperti McAfee dan Smadav.
#Langkah 5
Langkah pencegahan terakhir yaitu dengan tidak mengklik link sembarangan, mengabaikan pesan email yang tidak jelas asal usulnya, dan jangan menginstal aplikasi sembarangan.

Virus Ransomware WannaCry mengambil alih komputer dengan cara mematikan fungsi tombol keyboard dan mengunci file-file yang ada. Lakukan langkah pencegahan agar terhindar dari serangan virus dan tidak terkoneksi ke jaringan internet umum.

Referensi:
GRATIS Template Undangan Pernikahan PPT

Related posts

After Related Posts After Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 comments

  1. biasanya jaringan internet (semuanya) namun yang dimiliki oleh suatu perusahaan . contoh jaringan kantor, rumah sakit atau sekolah. biasanya yang gak kena itu jaringan pribadi seperti jaringan seluler/modem kartu sim.