Jangan Angkat Telpon dari Nomor Ini, Penipuan Modus Bea Cukai!

  • Whatsapp
()

Penulis dikagetkan dengan satu penelpon yang tidak dikenal atau nomernya baru. Lantas penulis menjawab telpon masuk tersebut. Percakapan tidak berlangsung lama, hanya sekitar dua menitan. Berikut ini kira-kira percakapan waktu itu:

Penelpon : kring… kring….

Read More

Penulis : halo., ini siapa ya?

Penelpon : aah… Masa gak ingat? Nomor ku gak disimpan ya? Coba tebak suara ku seperti siapa.

Penulis : [mengingat-ingat] ooo… Mas fulan ya?

Penelpon : nah, iya.

Penulis : ada apa mas fulan?

Penelpon : lagi sibuk gak? Aku ada kerja sampingan nih.

Penulis : wah, nanti abis magrib aku ada acara mas. Emang kerja sampingan apa mas?

Penelpon : gini mas, teman ku ada yang kerja di Bea Cukai. Ada beberapa laptop yang mau dilelang. Kita gak jualan, hanya promosikan…. Bla bla bla…..

Penulis : [mulai curiga] ooo… gini aja mas, saya ketempat (rumah) mas besok. Besok aja dibahas ya..

Penelpon & Penulis : tutup telepon.

Setelah menutup telepon, penulis mengkonfirmasi ke teman si fulan mengenai nomor si fulan yang baru. Ternyata nomor nya berbeda. Akhirnya, penulis melihat catatan kasus penipuan yang berkaitan dengan Bea Cukai. Ternyata telah banyak kasus penipuan modus Bea Cukai ini terjadi.

Nomor Pelaku Penipuan Versi Penulis
Nomor Pelaku Penipuan Versi Penulis

Tidak berhenti sampai disitu, penulis ngobrol dengan teman-teman yang lainnya. Sangat mengejutkan, bahwa teman dari teman penulis pernah ketipu hingga 13 juta rupiah gara-gara mengikuti perintah dari penelpon yang mengatasnamakan pihak Bea Cukai. Modusnya ialah mengaku barang di Bea Cukai bernilai pantastik dan akan diberikan kepada teman nya yang sedang berada di Bea Cukai. Namun mereka meminta uang bantuan untuk menutup (suap) pihak Bea Cukai. Hingga akhirnya penipu meminta transfer uang berulangkali untuk jatah satpam, admin dan bos bea cukai. Setelah habis 13 jutaan, baru lah korban tersadar.

Penulis sendiri terkadang tidak percaya dengan hipnotis melalui telepon. Namun, mendengar cerita seperti itu, mungkin memang benar bahwa hipnotis bisa dilakukan melalui telepon.

Berikut ini nomor-nomor pelaku penipuan bermodus/mengatasnamakan Bea Cukai:

  • 085262287704, modus ngajak jualan barang sitaan Bea Cukai.

Bagi Anda yang memiliki kasus penipuan modus Bea Cukai dan ingin menampilkan nomor pelaku di website ini, silahkan tinggalkan nomor pelaku di kotak komentar.

Dilansir dari situs resmi Bea Cukai Indonesia, setidaknya ada 7 Modus Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai.

Modus pertama, Jual beli barang sitaan Bea Cukai melalui media sosial seperti Instagram atau Facebook. Pelaku berdalih sedang menjual barang sitaan, tanpa pajak atau black market. Pelaku menggunakan foto-foto pejabat Bea Cukai untuk mengelabui korbannya. Setelah jual beli berhasil, padahal barang belum dikirim ke korban. Tiba-tiba oknum lain/teman pelaku menelpon si korban dan mengancam si korban akan dipenjara karena ketauan membeli barang sitaan Bea Cukai. Akhirnya korban dipaksa untuk mentransfer sejumlah uang kepada si pelaku agar korban tidak di penjara.

Perlu diingat, membeli barang ilegal adalah tindakan yang salah. Maka belilah barang-barang legal. Jangan mudah tergiur karena harga yang murah atau alasan barang impor.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.