Saking Keponya, Netizen Cek NIK Jokowi dan Tidak Termasuk Penerima Vaksin Tahap Pertama

  • Whatsapp
()

Tidak tahu kenapa, para netizen mengecek para penerima vaksin tahap pertama. Padahal laman Covid19.go.id telah merilis Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/12757/2020 01 Jan 2021. Pada keputusan MENKES tersebut, disebutkan bahwa para penerima vaksin tahap pertama akan menerima SMS resmi dari pemerintah.

Tidak dipungkiri bahwa ada pemberitaan sebelumnya tentang website pedulilindungi.id miliki KOMINFO dan menteri BUMN. Pada website tersebut kita bisa mengecek siapa saja atau apakah kita termasuk dalam peserta vaksin tahap pertama. Banyak yang telah mencoba, namun sebagian besar tidak terdaftar dan hanya muncul pesan bahwa peserta vaksin tahap pertama ialah nakes atau tenaga kerja kesehatan.

Read More

Pemberitaan lainnya juga ada tentang Prisenden Jokowi yang mengatakan siap untuk divaksin pada tahap pertama. Dilansir dari Detik, Jokowi siap menjadi peserta vaksin untuk pertama kali.

Netizen mulai kepo dengan pemberitaan yang ada. Netizen Muhammad Mustadi melalui akun twitternya @mathdroid menyampaikan ke kepoan nya terhadap Jokowi akan masuk vaksin pertama.

Langkah nya sederhana, netizen ini mencari di Google dengan kata kunci “NIK Jokowi”. Hal ini bertujuan mendapatkan NIK Jokowi. Selanjutnya, netizen mencoba mengecek NIK yang didapat ke laman /aplikasi pedulilindungi.id.

Hasilnya, NIK tersebut tidak terdaftar sebagai perserta vaksinasi tahap pertama. Hasil kepo-an netizen ini, dibagikan lewat Tweet nya https://twitter.com/mathdroid/status/1344996471960027143 yang sudah 1,3rb retweet.

sumber dari twitter @mathdroid
sumber dari twitter @mathdroid
sumber dari twitter @mathdroid

Pada utas Tweet lanjutan, diinformasikan oleh netizen tersebut bahwa:

Hi all, ga perlu kaget/takut/bingung:

1. Gw gatau itu KTP asli atau nggak, hasil Google “Jokowi NIK”

2. Ada/nggaknya data dari API ini bukan penentu “dapet vaksin apa nggak”, ini cuma shortlist penerima vaksin gratis tahap ini aja.

3. Gak ada data yang bobol, literally cuma cek apakah pemilik NIK tertentu ada dalam daftar atau nggak.

4. Bruteforce cek NIK gak feasible juga saat ini; kita gak tahu berapa persen penerima vaksin tahap ini. 0.1%? 0.001%?

Thanks for the attention, yang mau ngobrol lanjut bisa di channel #vax

Lantas, tweet tersebut membuat netizen lain bertanya-tanya. Dilansir dari Kompas, juru bicara Vaksin Kemenkes menanggapi isu kepastian vaksinasi terhadap Jokowi. dr Siti Nadia Tramidzi selaku juru bicara mengatakan bahwa belum diketahui kapan kepastian Presiden Jokowi akan divaksin. Memang untuk awal vaksinasi dilakukan terhadap tenaga kesehatan. Sedangkan presiden akan di kabari di kemudian hari.

Pernyataan dr Nadia sekaligus menjawab keraguan publik tentang Jokowi yang tidak akan di vaksin pada tahap pertama. Informasi vaksinasi terhadap pak presiden akan segera dikabarkan. Jadi, mari menunggu kabar terbaru dari satgas Covid RI.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.