What is Sahih Bukhari Hadith 2442? Persaudaraan dan Jaminan Pertolongan Allah

What is Sahih Bukhari Hadith 2442 Persaudaraan dan Jaminan Pertolongan Allah
()

Dalam hubungan sosial, Islam tidak hanya mengajarkan etika, tetapi juga menjanjikan balasan ilahi bagi mereka yang mempermudah urusan orang lain. Salah satu rujukan paling kuat mengenai hal ini adalah Sahih Bukhari hadis 2442. Hadis ini sering disebut sebagai “Hadis Persaudaraan” karena kedalaman maknanya dalam membangun solidaritas umat.

Di Zona Cerdas, kita akan mengulas teks asli hadis ini dan bagaimana jaminan Allah bekerja bagi hamba-Nya yang penolong.


Teks Hadis Sahih Bukhari 2442

Berdasarkan referensi utama dari Sunnah.com, hadis ini diriwayatkan dalam Kitab al-Mazhalim (Kezaliman). Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, maka dia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh menyerahkannya (kepada penindas). Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya; barangsiapa yang membebaskan seorang Muslim dari suatu kesulitan, maka Allah akan membebaskannya dari kesulitan-kesulitan pada Hari Kiamat; dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allah akan menutupi (aibnya) pada Hari Kiamat.”


Analisis: Tiga Investasi Langit

Hadis ini menawarkan “kontrak” yang sangat menguntungkan antara manusia dengan Penciptanya:

  1. Fulfilling Needs (Memenuhi Kebutuhan): Saat Anda meluangkan waktu atau harta untuk membantu kebutuhan teman, Allah secara otomatis menjadi penjamin bagi kebutuhan hidup Anda sendiri.
  2. Relieving Discomfort (Membebaskan Kesulitan): Dunia ini penuh tantangan, namun tantangan di Hari Kebangkitan jauh lebih besar. Bantuan kecil kita di dunia menjadi tiket “bebas kesulitan” di akhirat nanti.
  3. Screening Faults (Menutupi Aib): Menjaga kehormatan orang lain dengan tidak menyebarkan kesalahannya adalah bentuk kecerdasan emosional yang tinggi. Imbalannya, Allah akan menjaga kehormatan kita di hadapan seluruh manusia di hari pembalasan.

Referensi Terkait

Untuk menjaga akurasi informasi, berikut adalah referensi yang digunakan dalam penyusunan artikel ini:

  • Referensi Utama: Sunnah.com – Sahih al-Bukhari Hadis 2442.
  • Kitab: Sahih al-Bukhari, Kitab ke-46 (Al-Mazhalim / Kezaliman), Bab: Seorang Muslim tidak boleh menzalimi atau menyerahkan Muslim lainnya.
  • Perbandingan Penomoran: Dalam skema penomoran lain (seperti versi USC-MSA), hadis dengan narasi serupa sering ditemukan pada Vol. 3, Buku 43, Hadis 622. Namun, di portal digital modern seperti Sunnah.com, nomor 2442 adalah referensi yang paling akurat untuk teks ini.

Kesimpulan

Sahih Bukhari hadis 2442 adalah pengingat bahwa jalan tercepat untuk mendapatkan bantuan Allah adalah dengan menjadi jalan bantuan bagi orang lain. Di era di mana individualisme semakin kuat, mempraktikkan hadis ini adalah bentuk “kecerdasan spiritual” yang sesungguhnya.

Mari tebarkan manfaat dan jaga persaudaraan. Simak artikel edukasi Islam lainnya hanya di Zona Cerdas.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Bagikan Artikel ini Ke media sosial Anda :