Ternyata Menyusun Artikel Jurnal Tidak Sesulit yang Saya Bayangkan

Iklan - Banner Before Content
()


Awalnya saya mengira urusan jurnal itu ribet dan cuma dikerjakan oleh dosen atau peneliti. Jujur saja, waktu pertama kali dapat tugas analisis jurnal ini saya cukup bingung, apalagi harus pakai template jurnal dan ada simulasi submit segala.

Tapi setelah dijalani, ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Justru dari tugas ini saya jadi tahu bagaimana proses menyusun artikel ilmiah itu, mulai dari membaca jurnal, menyusun hasil analisis, sampai mencoba simulasi submit ke sistem jurnal.

Di tugas ini saya mengambil topik tentang Quality Function Deployment (QFD) dan menggunakan beberapa jurnal sebagai bahan analisis. Hasilnya kemudian saya susun menjadi artikel dengan mengikuti template jurnal FaST.

Dari situ saya mulai paham kalau menulis artikel jurnal itu sebenarnya bisa dipelajari, asal tahu langkah-langkahnya.

Sebelum mulai menulis, saya coba lihat dulu jurnal yang dipakai, yaitu jurnal FaST.

Dari situ saya baru sadar kalau artikel jurnal itu punya struktur yang jelas, tidak seperti tugas biasa. Ada bagian abstrak, pendahuluan, metode, pembahasan, sampai kesimpulan dan daftar pustaka.

Selain itu, saya juga jadi tahu kalau setiap jurnal punya fokus masing-masing. Jadi tidak semua artikel bisa masuk ke semua jurnal.

Menurut saya, memahami jurnal tujuan di awal itu penting supaya kita tidak salah arah saat menyusun artikel.

Sebelum sampai ke tahap submit, ternyata banyak hal yang harus disiapkan.

Pertama, saya memilih beberapa jurnal yang sesuai dengan topik QFD. Di sini saya belajar kalau tidak semua jurnal bisa dipakai, harus yang benar-benar relevan.

Kedua, saya mulai menyusun artikel sesuai template. Saya buat bagian-bagian seperti:

  • judul
  • abstrak
  • kata kunci
  • pendahuluan
  • metode
  • pembahasan
  • kesimpulan
  • daftar pustaka

Bagian yang paling menantang menurut saya adalah pembahasan, karena tidak hanya merangkum jurnal, tapi harus membandingkan dan menarik kesimpulan.

Selain itu saya juga belajar menggunakan Mendeley untuk sitasi. Awalnya agak bingung, tapi setelah dicoba ternyata sangat membantu.

Setelah semua selesai, saya menyesuaikan lagi dengan format template jurnal. Di sini saya jadi tahu kalau format juga penting, bukan cuma isi

Cara Registrasi Akun Jurnal

  1. buka website jurnal
  2. Lalu Klik Menu Register
  3. Setelah itu isi data seperti nama, email, afiliasi, dan buat akun
  4. Biasanya setelah itu ada verifikasi email, lalu kita bisa login ke sistem jurnal


    Dari sini saya jadi tahu bagaimana tampilan sistem OJS yang sebelumnya belum pernah saya coba.

Proses Submit Artikel

Setelah login, saya mencoba simulasi submit artikel.

  1. klik menu New Submission
  2. Lalu centang persyaratan submissions
  3. Setelah itu upload file artikel
  4. Kemudian isi metada seperti judul,abstrak, dan data penulis
  5. Terakhir, tinggal submit

Tantangan yang saya rasakan

Selama mengerjakan tugas ini, ada beberapa hal yang cukup menantang.Yang pertama, menyesuaikan format artikel dengan template jurnal. Banyak detail yang harus diperhatikan.Yang kedua, menyusun pembahasan dari beberapa jurnal. Ini agak sulit karena harus dibandingkan, bukan hanya dirangkum.Yang ketiga, soal sitasi. Ternyata tidak bisa asal, harus sesuai dengan isi pembahasan.Walaupun agak menantang, tapi dari situ saya jadi lebih paham cara menulis artikel ilmiah.

Tips Pengalaman dari saya

Dari pengalaman ini, saya punya beberapa saran buat teman-teman:

  • pahami template dari awal
  • gunakan Mendeley biar sitasi lebih mudah
  • pilih jurnal yang sesuai topik
  • cek ulang artikel sebelum submit
  • jangan takut coba OJS

Menurut saya, semakin sering dicoba, akan semakin terbiasa.

Dari tugas ini saya jadi punya gambaran tentang bagaimana proses menyusun artikel jurnal, mulai dari analisis sampai simulasi submit.Awalnya saya pikir ini akan sulit, tapi ternyata bisa dipelajari pelan-pelan.Menurut saya, pengalaman seperti ini penting untuk mahasiswa, supaya tidak kaget kalau nanti harus benar-benar submit jurnal.

Dan ternyata, menyusun artikel jurnal itu tidak sesulit yang saya bayangkan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

GRATIS Template Undangan Pernikahan PPT
Hostinger -->