Perjalanan Kontras Andika Heru: Bandung Merangkai Sejarah (Asia Afrika & Braga) dan Masa Depan ( Summarecon Mall )

Summarecon Mall
()

BANDUNG – Kota Bandung menawarkan narasi perjalanan yang kontras, terbentang dari warisan bersejarah hingga ikon modern. Kunjungan baru-baru ini menyoroti spektrum penuh kota ini, dimulai dari Jalan Asia Afrika yang legendaris, menyusuri pesona klasik Braga, dan berakhir di kemajuan kontemporer Summarecon Mall Bandung (SUMMABA).

Perjalanan ini adalah sebuah penjelajahan kronologis dan geografis yang menegaskan posisi unik Bandung di Indonesia sebagai kota yang menghargai masa lalu sambil ambisius menatap masa depan.

Perjalanan dimulai di pusat sejarah, Jalan Asia Afrika, lokasi ikonik Gedung Merdeka. Tempat monumental ini bukan sekadar bangunan tua; ia adalah saksi bisu Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955, sebuah titik di mana getaran sejarah dunia masih terasa kuat.

KAA tidak hanya menjadi tonggak penting bagi politik luar negeri Indonesia, tetapi juga menegaskan peran sentral Bandung sebagai panggung diplomasi global yang menyuarakan solidaritas Negara-negara Asia dan Afrika yang baru merdeka. Kawasan ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan kolonial yang megah, termasuk Hotel Savoy Homann yang khas dan Museum Konferensi Asia Afrika itu sendiri. Andika Heru merasakan aura ketenangan dan refleksi di area ini, membayangkan para pemimpin dunia berjalan dan bernegosiasi. Keseriusan arsitektur di Jalan Asia Afrika, dengan fasad yang kokoh dan garis desain art deco yang elegan,

Summarecon Mall

Beranjak dari Asia Afrika, perjalanan dilanjutkan ke Jalan Braga. Jalan ini, dengan arsitektur kolonial khasnya yang terjaga apik, menyuguhkan suasana ‘Paris van Java’ yang legendaris. Braga melengkapi narasi Asia Afrika dengan menunjukkan bagaimana warisan masa lalu bertransformasi menjadi pusat seni, budaya, dan gaya hidup modern yang unik.

Summarecon Mall

Pada masa kolonial Belanda, Braga dikenal sebagai pusat mode dan hiburan elit. Saat ini, jalanan tersebut dipenuhi kafe vintage, galeri seni, dan toko-toko yang mempertahankan etalase klasik mereka. Andika mencatat bagaimana perpaduan antara tembok tua dan mural baru menciptakan kontras yang menarik. Di sini, sejarah tidak hanya dihormati tetapi juga dihidupkan kembali melalui aktivitas ekonomi kreatif lokal. Restorasi gedung-gedung tua menjadi bukti komitmen Bandung dalam melestarikan identitas budayanya sambil merangkul dinamika kekinian. Suasana malam di Braga, diterangi oleh lampu jalan bergaya lama, menawarkan nuansa romantis yang abadi, jauh dari hiruk pikuk modernitas, memperkuat identitas kota sebagai destinasi budaya.

Summarecon Mall

Setelah menikmati atmosfer klasik yang kental, perjalanan bergeser drastis ke Bandung Timur. Kawasan ini menjadi panggung bagi perkembangan modern, ditandai dengan dibukanya Summarecon Mall Bandung (SUMMABA). Pergeseran ini bukan hanya perubahan pemandangan, tetapi juga indikator perubahan peta ekonomi dan urbanisasi kota.

Berita Lain:

Bandung, terbukti mampu menyeimbangkan kekayaan masa lalu dengan masa depan yang progresif. SUMMABA, dengan konsep open-air dan desain arsitektur modern seperti Sawarga Courtyard dan Downtown Walk, menjadi bukti nyata inovasi kota. Mal ini merupakan bagian dari pengembangan kota terpadu yang bertujuan untuk mengurangi beban pusat kota lama.

Summarecon Mall

Kehadiran pusat perbelanjaan berskala besar ini memicu pembangunan infrastruktur pendukung, menciptakan lapangan kerja baru, dan menawarkan titik fokus sosial baru bagi masyarakat di wilayah Bandung Timur. Konsep ruang terbuka yang diusung SUMMABA seolah mencerminkan upaya kota untuk mengintegrasikan pengalaman belanja dengan kualitas hidup, menawarkan lingkungan yang lapang dan nyaman, berbeda dengan mal tertutup tradisional. Hal ini sejalan dengan tren urban modern yang menekankan pada ruang publik yang fungsional dan estetis, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Bandung.

Masa Depan Summarecon Mall

Summarecon Mall

Secara keseluruhan, perjalanan ini menegaskan esensi Bandung sebagai kota yang menawarkan spektrum lengkap: dari nilai-nilai kemanusiaan global di Asia Afrika, pesona elegan Braga, hingga kemajuan fasilitas modern di SUMMABA. Bandung adalah kota di mana sejarah dan masa depan beriringan, saling mengisi narasi perjalanan kota yang tiada habisnya. Kota ini berhasil menunjukkan bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan akar historisnya, melainkan memperkuatnya, menjadikannya destinasi yang kaya akan memori dan penuh harapan akan masa depan.

Summarecon Mall

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Bagikan Artikel ini Ke media sosial Anda :